Bagian ini adalah inti dari standar. Dokumen akan menjelaskan perhitungan tebal dinding tangki (shell design). Prinsip utamanya adalah tekanan hidrostatik; semakin bagian tangki semakin bawah, maka tekanan cairan semakin besar, sehingga ketebalan pelat (plate) harus diperhitungkan dengan rumus spesifik.

Indonesia memiliki banyak fasilitas penyimpanan migas—mulai dari kilang Pertamina, terminal bahan bakar, hingga tangki pabrik petrokimia. API 650 menjadi acuan utama karena:

Berikut adalah poin-poin utama yang tercakup dalam standar API 650: 1. Ruang Lingkup dan Batas Operasi

A: Hingga tahun 2026, API belum merilis versi resmi bahasa Indonesia. Anda harus membeli versi Inggris dan menerjemahkannya secara profesional untuk penggunaan internal.

| Fitur | API 650 | API 620 | SNI 7509 (Standar Nasional Indonesia) | | :--- | :--- | :--- | :--- | | Tekanan Maks | 2.5 psi | 15 psi (lebih tinggi) | Mirip API 650 (2.5 psi) | | Bentuk Tangki | Silinder vertikal | Silinder, bola, atau kerucut | Silinder vertikal | | Suhu | -40°F hingga 500°F | -325°F hingga 250°F | -40°C hingga 260°C | | Ketersediaan Bahasa Indonesia | Terbatas (perlu terjemahan) | Sangat langka | (BSN) |