Julurannya, "As-Samarqandi", merujuk pada kota kelahirannya, Samarqand (sekarang wilayah Uzbekistan). Beliau hidup pada abad ke-4 Hijriyah, sebuah era di mana ilmu hadits dan fiqih berkembang sangat pesat. Kealiman Abu Laits As-Samarqandi tidak diragukan lagi, bahkan para ulama setelahnya banyak yang mengutip karya-karyanya.

Al-Samarqandi uses severe warnings for those who leave the Salah. The translation makes these warnings accessible to laypeople who may not read Arabic.

In the digital age, PDF copies of this book are widely circulated. However, availability depends on the publisher. The most common translations available in PDF format include: